Berbicara masalah hakekat hidup sebenarnya membutuhkan rincian yang sangat panjang dan terinci. Namun secara ringkas, hakikat hidup bisa terungkap dari pernyataan Ali bin Abi Thalib. Menurutnya, awal kehidupan adalah tangisan, pertengahannya adalah ujian dan ujungnya adalah kefanaan. Ketika anda lahir anda menangis, dan tangisan itu akan menjadi warna kehidupan. Saat anda sedih dan juga bahagia terkadang ditandai dengan tangisan.
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. 57:20)
Dalam perjalanan hidup ini tidak ada orang yang tidak mendapat ujian walaupun kadarnya berbeda-beda namun ujian itu pasti ada. Semua yang ada dalam genggaman kita pada dasarnya hanya asesoris dan hiasan termasuk gelar akademis, kekayaan, harta dan keduaniaan lainnya. Kalau sudah selesailah semua, giliran pintu kematian yang akan dirasakan seluruh umat manusia.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (QS.21:35)
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. 28:77)
Ada sesuatu yang kita akam dimiliki secara abadi sampai di akherat. dan juga yang hanya didunai ini. Maka jadikan dunia ini sebagai sarana dan mencari bekal untuk masuk ke alam selanjutnya. Karena alam yang akan dilalui manusia hanyalah one way, satu tiket. Alias tidak bisa balik lagi. Waspadalah, berhati-hati, bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dan beramal ketika didunia ini.
sumber: http://nadhirin.blogspot.com/2013/05/hakikat-hidup.html
Sabtu, 15 November 2014
Rabu, 29 Oktober 2014
Bab 12: TEKNIK ANALISIS MERAMALKAN KAS PERUSAHAAN
·
Teknik Analisis Meramalkan Kas
Perusahaan
Teknik
analisis meramalkan kas perusahaan adalah suatu ilmu yang membahas langkah_langkah ataupun cara – cara yang digunakan untuk mengetahui kondisi sehat atau
tidaknya kas pada suatu perusahaan dimasa sekarang ataupun dimasa yang akan
datang.
Keuangan perusahaan
Lembaga
yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang surplus atau berlebih
kepada mereka yang kekurangan dana. Beberapa jenis perusahaan keuangan antara
lain sebagai berikut :
a. Bank
Komersial (Commercial Banks)
Lembaga
simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain
yaitu tabungan (deposits).
b. Thrifts
Lembaga
simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman, savings banks dan credit unions.
c.
Perusahaan Asuransi
Lembaga
keuangan yang menjaga individu dan perusahaan (policy holders) dari
even/kejadian yang buruk.
d.
Perusahaan sekuritas dan bank investasi
Lembaga
keuangan yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti
broker surat berharga, jual beli surat berharga, dan menghasilkan pasar dimana
surat berharga diperdagangkan.
e.
Perusahaan Pembiayaan (Finance Companies)
Lembaga
penghubung keuangan yang memberi pinjaman kepada individu dan bisnis.
f. Reksa
Dana (Mutual Funds)
Lembaga
keuangan yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan
mengakumulasi tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun
penisun mereka.
Estimasi penjualan
Peramalan
penjualan, yaitu merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu
perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan apabila disajikan dengan
benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan
dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila perencanaan keuangan
dilakukan secara tepat maka pihak manajemen perusahaan mampu untuk berusaha
secara maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang telah
ditetapkan. Terdiri dari dua model, Yaitu :
1.
Additive Model
2. Multiplicative Model
Estimasi produksi
Adalah
penentuan yang akurat untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih efisien.
Misalanya dengan menggunakan alat estimasi produksi (AEP). Penelitian ini
dimanfaatkan untuk menemukan efektivitas tertinggi dari AEP.
Estimasi harga pokok penjualan
Adalah
harga yang sudah mutlak atau harga pokok barang yang di jual tanpa bisa
mengalami perubahan, harga ini sudah mutlak di berikan oleh penjual kepada
pembeli agar tidak terjadi negoisasi dalam penjualan barang tersebut atau dapat
berarti juga sebagai ringkasan dari anggaran produksi dengan memperhatikan
tingkat persediaan akhir.
Estimasi Pembelian Bahan Langsung
Pembelian
barang secara langsung, baik secara langsung ataupun sistem online. Estimasi
ini menguntungkankedua belah pihak yaitu pihak penjual dan pihak pembeli.
Estimasi Pemakaian Bahan Langsung
Adalah
barang yang bisa langsung digunakan tanpa memerlukan proses terlebih dahulu,
atau barang yang sudah dibeli langsung dapat dirasakan manfaatnya.
Upah Langsung
Adalah
upah yang diberikan dari atasan kepada yang bersangkutan tanpa melalui
perantara dan tanpa melalui sistem cicilan (kredit).
Estimasi Beban Fabrikase
Adalah
estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikasi.
Estimasi Harga Pokok Penjualan (HPP)
Harga yang
sudah mutlak atau harga pokok barang yang dijual tanpa bisa mengalami
perubahan. Harga ini sudah mutlak diberikan oleh penjual kepada pembeli agar
tidak terjadi negoisasi dalam penjualan barang tersebut atau dapat berarti juga
sebagai ringkasan dari anggaran produksi dengan memperhatikan tingkat
persediaan akhir. Data-data yang diperlukan untuk melakukan perhitungan
estimasi hpp:
a. Data yang telah dihitung dalam
anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan anggaran
tenaga langsung.
b. Keakuratan
datanya dipengaruhi data dalam anggaran yang lain.
Estimasi Beban Penjualan
Adalah
beban penjualan karena ada beberapam faktor yang membuat perusahaan memperoleh
tanggungan yang harus di bayar seperti beban pajak ataupun beban kerusakan
barang jual.
Estimasi Beban Administrasi
Beban yang
diperoleh karena adanya kelangsungan operasioonal perusahaan.
Estimasi laba/rugi
Adalah
suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, laba/rugi yang
diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:
a. Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang
berasal dari pendapatan operasional perusahaan.
b. Rugi
yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang
dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.
Estimasi Kas
Merupakan
suatu laporan keuangan yang menunjukan beberapa uang yang dimiliki oleh
perusahaan tersebut.
·
Teknik Analisis Data
Dalam
teknik analisis data yang akan dilakukan terdiri dari beberapa langkah yaitu
meliputi:
1. Peramalan
Penjualan
Untuk
menyusun peramalan keuangan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode
regresi linier dan model-model yang terkomputerisasi. Analisis regresi
merupakan metode yang lebih umum digunakan untuk meramalkan kebutuhan-kebutuhan
keuangan dan tidak terlalu mudah terkena perangkap potensial dan metode prosentase
penjualan.
Pada analisis regresi ini, persamaan yang digunakan untuk menganalisa data
adalah:
Y = a +
bX
Keterangan
:
Y =
adalah variabel dependen
a =
adalah intersep (titik potong kurva terhadap sumbu Y)
b =
adalah kemiringan (slope) kurva linier
X =
adalah variabel independen.
Persamaan
di atas dapat digunakan untuk menaksir nilai Y, jika nilai a, b, dan X
diketahui. Nilai a merupakan nilai Y yang dipotong oleh kurva linier pada sumbu
vertikal Y (a adalah nilai Y, bila X=0).
Nilai b
adalah kemiringan (slope) kurva linier yang menunjukkan besarnya perubahan
nilai Y sebagai akibat perubahan setiap unit nilai X. besarnya nilai a dan b
konstan sepanjang kurva linier.
2. Tingkat
Pertumbuhan Penjualan
Adapun
persamaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penjualan:
Gt =
Tingkat Pertumbuhan Penjualan
SRt=
Penjualan pada tahun tSRt-1= Penjualan pada tahun t-1
Penentuan
besarnya AFN (Additional Fund Needed)
Peramalan
Neraca
Peramalan
Laporan Laba Rugi
sumber:
http://caturdj.wordpress.com/softskill-bab-12-teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/
Rabu, 15 Oktober 2014
Bersyukur
MATA
mungkin itu biasa, tapi kita perlu tau jika mata tak ada maka tidak ada keindahan,tidak
ada cahaya. HATI itu bagian yang banyak terbebani oleh perasaan, emosi, ego,
tapi apa pernah kita lindungi hati dari rasa sakit, dari luka, dari orang yang
mungkin akan menyakitinya. Kita hanya bisa berjalan dengan arah yang sudah
Tuhan tentukan,kita ini boneka sang pencipta. Kita tidak bisa bilang “TIDAK MAU”
menjalani hidup. Kita tidak bisa “BERHENTI” jalani hidup ini.
Ketika
pada akhirnya Tuhan juga yang akan beri kita ruang untuk merenung sendiri. Merenungkan
apa yang harus kita jalani untuk kedepannya. Menata masa yang akan merubah
segalanya. Melihat dan tertawa bahagia untuk hidup yang indah. Melakukan apa
yang disenangi tanpa harus keluar dari jalanNYA.
Jika
kebahagiaan tidak kita dapatkan sekarang,apa kita harus berhenti?. Berhenti di
keadaan yang kita tau itu sangat lelah
untuk digapai. Dikeadaan yang tidak mungkin untuk kembali kebelakang. Disaat itu
kita harus mengerti bahwa pengorbanan mungkin akan sulit untuk diperjuangkan. Penuh
air mata, keringat, dan mungkin darah apabila kita benar ingin menggapai
kebahagiaan itu.
Andai
pengorbanan tak seberat itu,mungkin kita menyepelekan kebahagiaan. Jika kita
tak pernah merasa bersyukur sampai kapan mu mungkin takan pernah puas. Jika keindahan
didunia ini dihargakan maka apa bisa kita beli,dengan apa dengan uang kah? Hargai
perjuangan kita, karena disetiap prosesnya ada kebahagian yang tidak kita
sadari bahwa itu penting. Bersyukurlah agar kita selalu merasa cukup untuk
bahagia,agar kita menhargai kegagalan. Terimakasih untuk Bahagia saat ini, kemarin
dan nanti.
Selasa, 14 Oktober 2014
Bab 11: AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN
Definisi
Akuntansi
Secara
teknis, akuntansi merupakan kumpulan prosedur-prosedur untuk mencatat,
mengklasifikasikan, mengikhtisarkan dan melaporkan dalam bentuk laporan
keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik dan transparan memerlukan pengetahuan
dan ketrampilan akuntansi secara baik. Kemampuan pelaku bisnis dalam memberikan
informasi keuangan yang akirat akan sangat berdampak terhadap stakeholder
bisnis itu sendiri.
Berikut
ini adalah pengertian dan definisi akuntansi:
a. KAM (1990)
Akuntansi
adalah suatu seni pencatatan dari transaksi-transaksi keuangan.
b. ACCOUNTING PRINCIPLES BOARD
(1970)
Akuntansi
adala suatu kegiatan jasa, yang fungsinya menyediakan informasi kuantitatif,
terutama yang bersifat keuangan tentang entitas ekonomi yang dimaksudkan agar
berguna dalam mengambil keputusan ekonomi - membuat pilihan - pilihan nalar di
antara berbagai alternatif tindakan.
c. AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATION
(1966)
Akuntansi
adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan, dan pelaporan
transaksi ekonomi (keuangan) dari suatu organisasi / entitas yang dijadikan
sebagai informasi dalam rangka mengambil keputusan ekonomi oleh pihak-pihak
yang memerlukan. Pengertian ini juga dapat melingkupi penganalisisan laporan
yang dihasilkan oleh akuntansi tersebut.
d.
Dr. M. GADE
Akuntansi
adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus
menerus menurut sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut
sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban
pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerjanya.
e. KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN RI
(NO. 476 KMK. 01 1991)
Akuntansi
adalah suatu proses pengumpulan, pencatatan, penganalisaan, peringkasan,
pengklasifikasian dan pelaporan transaksi keuangan dari suatu kesatuan ekonomi
untuk menyediakan informasi keuangan bagi para pemakai laporan yang berguna
untuk pengambilan keputusan.
f. SOPHAR LUMBANTORUAN (1989)
Akuntansi
adalah suatu alat yang dipakai sebagai bahasa bisnis. Informasi yang
disampaikannya hanya dapat dipahami apabila mekanisme akuntansi telah
dimengerti. Akuntansi dirancang sedemikian rupa agar transaksi yang tercatat
diolah menjadi informasi yang berguna.
g. ENCYCLOPEDIA BRITANNICA (1962)
Akuntansi
adalah istilah yang luas yang menunjukkan teori-teori tertentu, asumsi-asumsi
mengenai cara bertindak (behavior), peraturan-peraturan cara mengukur dan
prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi yang berguna tentang
kegiatan-kegiatan dan tujuan-tujuan suatu organisasi.
Fungsi
akuntansi
Fungsi
yang paling utama akuntansi di suatu perusahaan adalah untuk mengetahui
informasi tentang keuangan yang ada di perusahaan tersebut. Dari suatu laporan
akuntansi kita dapat melihat perubahan keuangan peusahaan yang terjadi di
perusahaan,entah itu rugi ataupun untung. Akuntansi sangat identik dengan
penghitungan atau keluar masuknya uang di suatu perusahaan, jadi seorang
akuntan harus bisa memperhitungkan biaya-biaya yang akan
dikeluarkan perusahaan untuk mengembangkan usahanya. Laporan akuntansi juga
berfungsi untuk seorang manager dalam mengambil keputusan apa yang akan
dilakukan untuk kedepannya agar perusahaan tersebut terus mendapatkan untung
yang besar.
Laporan
keuangan juga berperan penting untuk pihak ekstern karena bisa digunakan
sebagai bukti keuangan suatu perusahaan atau anggaran perusahaan untuk menjalin
kerjasama yang baik. contoh dari pihak eksternal adalah
investor,pemerintah,pemegang saham,kreditur,dan pihak-pihak yang lainnya. Tapi
banyak akuntan yang memanipulasi data agar memperoleh keuntungan pribadi. Maka
dari itu kita seharusnya lebih berhati-hati dalam memasukkan data keuangan.
Pihak-pihak
yang berkepentingan
A. Pihak
Intern
adalah
pihak manajemen yang berkepentingan langsung dan sangat membutuhkan informasi
keuangan untuk tujuan pengendalian (controlling), pengkoordinasian
(coordinating), dan perencanaan (planning) suatu perusahaan.
B. Pihak
Ekstern
adalah
pihak-pihak yang berada diluar perusahaan tetapi ia membutuhkan informasi
keuangan tersebut.
1.
Pemilik/Investor
Pemilik
memerlukan informasi akuntansi di perusahaannya untuk mengetahui maju mundurnya
perusahaan, sehingga ia dapat mengambil keputusan apakah akan mempertahankan
perusahaannya, menjualnya, atau menambah investasinya.
2. Calon
Investor
Bagi
calon investor sangat perlu informasi akuntansi perusahaan. Hal ini dilakukan
dalam rangka untuk mengambil keputusannya apakah akan menginvestasikan dananya
di perusahaan tersebut atau tidak.
3.
Kreditor
Informasi
akuntansi suatu perusahaan sangat dibutuhkan bagi kreditor untuk mengetahui
kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjamannya. Hal ini dapat dijadikan
oleh kreditor sebagai bahan untuk mengambil keputusan apakah akan ditambah atau
ditarik pinjamannya.
4. Calon
Kreditor
Bagi
calon kreditor informasi akuntansi suatu perusahaan sangat diperlukan sebagai
bahan pertimbangan bagi calon kreditor untuk menilai resiko serta memutuskan
apakah perusahaan tersebut akan diberikan pinjaman atau tidak.
5.
Pemerintah
Informasi
akuntansi perusahaan bagi pemerintah sangat berguna untuk penetapan besarnya
pajak penghasilan (PPh) badan usaha. Selain itu, juga dapat dipakai sebagai
alat penilaian bagi perusahaan apakah perusahaan tersebut mematuhi peraturan
atau tidak.
6.
Karyawan perusahaan yang bersangkutan
Informasi
akuntansi perusahaan sangat bermanfaat bagi karyawan perusahaan yang
bersangkutan untuk kelangsungan hidupnya. Maju mundurnya perusahaan dapat
berguna untuk kemantapan kerja, bahan pertimbangan penuntutan naiknya gaji, dan
jaminan sosial karyawan.
Prinsip
akuntansi
Prinsip
akuntansi merupakan dasar atau petunjuk bagi mereka yang melakukan praktek atau
kegiatan di bidang akuntansi , sehingga wajib ditaati khususnya dalam hal
proses penyusunan laporan keuangan. Prinsip akuntansi dapat memberikan petunjuk
tentang bagaimana data sumber-sumber dan kewajiban ekonomi dicatat sebagai
harta dan kewajiban , bagaimana cara mencatatnya , kapan perubahan tersebut
dicatat , serta bagaimana mengukurnya dan informasi apa saja yang diungkapkan dan
bagaimana cara mengungkapkannya.
Menurut
Niswonger dan Fess prinsip -prinsip akuntansi yang paling penting dan secara
luas digunakan adalah sebagai berikut :
1. Kesatuan
usaha (Bussines entity)
2. Perusahaan
berjalan (Going Concern)
3. Bukti
yang obyektif (Objective evidence)
4. Unit
pengukuran (unit of measurement)
5. Periode
akuntansi (Accounting Period)
6. Penandingan
pendapatan dengan beban (Matching Revenue and expired Cost)
7. Konsistensi
(Consistenc )
8. Materialitas
(Materiality)
Pengertian
laporan keuangan
Laporan keuangan
adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi
yang dapat digunakan untuk kinerja perusahaan tersebut.
Isi Laporan
Keuangan
Laporan
keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
1. Neraca.
2. Laporan
laba rugi.
3. Laporan
perubahan ekuitas.
4. Laporan
perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa.
5. Laporan
arus kas atau laporan arus dana.
6. Catatan
dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari
laporan keuangan.
Bentuk Neraca
Neraca
dapat disusun dalam dua bentuk : yaitu bentuk skontro dan bentuk staffel.
Bentuk skontro, artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan
atau sebelah menyebelah. Sedangkan bentuk staffel sering disebut dengan bentuk
laporan, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal
di bagian bawahnya. Perbedaan neraca bentuk staffel dengan skontro adalah
bentuk staffel disusun secara vertikal. Harta pada bagian atas dan utang dengan
modal pada bagian bawah. Sedangkan bentuk skontro, harta aktiva pada sisi kiri,
utang dan modal pada sisi kanan.
Laporan
Laba Rugi
Laporan
laba rugi adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan
pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban
perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba atau rugi bersih.
Unsur-unsur
laporan laporan laba rugi biasanya terdiri dari :
a. Penghasilan
(Income), ada dua macam penghasilan yaitu :
1. Pendapatan (revenues) , yaitu penghasilan yang timbul dalam
pelaksanaan aktivitas yang biasa dan yang dikenal dengan sebutan berbeda,
seperti penjualan barang dagangan, penghasilan jasa, pendapatan bunga,
pendapatan deviden, royaltis, dan sewa.
2. Keuntungan
(Gains), yaitu pos lain yang memenuhi definisi penghasilan dan mungkin timbul
atau tidak timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan yang rutin misalnya
pos yang timbul dalam pengalihan aktiva lancar, revaluasi sekuritas, kenaikan
jumlah aktiva jangka panjang.
b. Beban (expense), dapat
terdiri dari :
1. Beban
yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa yang biasanya
berbentuk arus kas keluar atau berkurangnya aktiva seperti kas persediaan,
aktiva tetap, yang meliputi misalnya harga pokok penjualan, gaji dan upah,
penyusutan.
2. Kerugian
, yang mencerminkan pos lain yang memenuhi definisi beban yang timbul atau
tidak timbul dari aktivitas perusahaan yang jarang terjadi, seperti misalnya
rugi karena bencana kebakaran, banjir, atau pelepasan aktiva tidak lancar.
Bentuk
Laporan Laba Rugi
Laporan
Laba-Rugi dapat dibuat dalam dua bentuk , yaitu:
a. Bentuk
single step atau langsung
Semua
pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian
semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah
pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi
bersih.
b. Bentuk
multiple step atau tidak langsung
Pendapatan
dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga
beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan
dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan
kemudian.
Tujuan
laporan keuangan
Menurut
standar akuntansi keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia
tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi
keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang
bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Comparative And Superlative
No ADVERBS COMPARATIVE SUPERLATIVE MEANING 1 Carefully More / less carefully Most / least carefully Hati-hati 2 P...
-
Selasa, 17 Oktober 2017 Tepat pukul 8 malam saya dan teman saya hendak pulang dengan mengendarai motor, di tengah perjalanan saya melih...
-
1. PENGERTIAN SISA HASIL USAHA Menurut pasal 45 ayat (1) UU No. 25/1992, adalah sebagai berikut : “Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan p...
-
Konsep Koperasi Konsep koperasi dibagi menjadi 3, yaitu: 1. Konsep Koperasi Barat Koperasi merupakan organisasi swa...